Miscellaneous

Lengan Robot Sadar Diri Baru Dapat Mengenali dan Memperbaiki Sendiri

Lengan Robot Sadar Diri Baru Dapat Mengenali dan Memperbaiki Sendiri

Kapasitas untuk membayangkan diri sendiri dan mengenali diri sendiri sangat unik dalam pengalaman manusia. Padahal, kesadaran diri adalah salah satu aspek kemanusiaan, yang menjadikan kita manusia. Namun demikian, robot mungkin akan segera berbagi kemampuan ini dengan manusia.

Para insinyur baru-baru ini menciptakan lengan robotik yang dapat "membayangkan" dirinya sendiri. "Robot reflektif" baru ini menggunakan kesadaran diri ini untuk beradaptasi dengan situasi dan tugas yang berbeda. Meskipun mungkin tampak seperti hal baru, kesadaran diri dalam robotika akan menjadi komponen penting dalam mengantarkan kecerdasan buatan dan revolusi robotik yang akan datang.

Robot Sadar Diri

Yang lebih mengesankan, robot itu tidak memiliki pengetahuan atau pengalaman sebelumnya sebelum membayangkan dirinya sendiri. Sebagai bagian dari proyek penelitian di Columbia University School of Engineering and Applied Science, robot tersebut tidak memiliki pengetahuan fisika, geometri, atau dinamika motorik.

Robot tersebut bisa saja menebak bahwa itu adalah kelinci, anjing, atau monyet. Robot Universitas Columbia bahkan tidak tahu apa-apa tentang bentuk atau dimensinya.

Hanya dalam satu hari komputasi intensif atau yang dikenal sebagai celoteh, robot menciptakan simulasi diri. Seperti disebutkan di atas, entitas baru menggunakan simulasi mandiri ini untuk membantu dirinya sendiri melakukan berbagai tugas yang diberikan.

Kenali Diri Anda

Lengan robotik baru yang sadar diri menggunakan kesadaran dirinya yang baru ditemukan untuk membantu dirinya sendiri mendeteksi dan memperbaiki kerusakan pada tubuhnya sendiri. Agar robot dapat mencapai dan membuat simulasi sendiri, lengannya menggunakan kombinasi teknik pembelajaran mendalam dan pembelajaran mesin, bagian bawah dari kecerdasan buatan.

Dalam studi yang dipimpin oleh Ph.D. mahasiswa Robert Kwiatkowski, tim menggunakan lengan robotik berartikulasi empat derajat kebebasan. Awalnya robot tersebut bergerak secara acak dan tidak akurat. Namun lebih dari a 35 jam periode, robot "belajar" melalui gerakan-gerakan ini, akhirnya membuat penemuannya sendiri.

Dengan robot dan studi ini, kepala peneliti di proyek tersebut berharap dapat menggunakan temuan mereka untuk beralih dari tugas AI yang lebih sempit ke kemampuan yang lebih umum.

Seperti yang disebutkan dalam penelitian, “Meskipun kemampuan robot kami untuk membayangkan dirinya masih kasar dibandingkan dengan manusia, kami percaya bahwa kemampuan ini berada di jalur menuju kesadaran diri mesin”.

Robot yang sadar diri tidak lagi hanya perangkat plot fiksi ilmiah. Pertanyaannya bukanlah "jika" robot akan berpikir seperti pencipta manusia mereka, melainkan "kapan" ini akan terjadi. Padahal lengan robotik ini masih jauh dari merenungkan makna hidup. Studi ini adalah penanda untuk apa yang akan terjadi di masa depan robotik.

Seperti yang disebutkan dalam penelitian ini, "Kesadaran diri akan mengarah pada sistem yang lebih tangguh dan adaptif, tetapi juga menyiratkan hilangnya kendali. Ini adalah teknologi yang kuat, tetapi harus ditangani dengan hati-hati."


Tonton videonya: Salut! Seorang Remaja Ciptakan Lengan Robot Musuh Spider-man, Ternyata Tujuannya untuk.. (Oktober 2021).