Miscellaneous

Ilmuwan Mengembangkan Sensor Ponsel Cerdas untuk Memantau Jembatan dan Jalan yang Runtuh

Ilmuwan Mengembangkan Sensor Ponsel Cerdas untuk Memantau Jembatan dan Jalan yang Runtuh

Para ilmuwan berharap pengumpulan data yang dilakukan oleh banyak orang tentang keadaan infrastruktur sipil yang menua akan menyelamatkan nyawa. Ilmuwan dari University of Missouri telah mengembangkan teknologi berbasis ponsel cerdas yang dapat digunakan oleh siapa saja untuk melaporkan kondisi infrastruktur sipil AS yang runtuh.

Sebuah laporan baru-baru ini oleh American Society of Civil Engineers memberi infrastruktur Amerika Serikat seperti jembatan dan jalan raya dengan peringkat D + secara nasional pada skala A-F.

Sistem yang membusuk secara bertahap tidak hanya merugikan ekonomi miliaran dolar tetapi juga dapat merenggut nyawa jika terjadi kecelakaan seperti runtuhnya jembatan Morandi baru-baru ini di Genoa, Italia.

Sensor ponsel cerdas memberikan data yang jelas dan konsisten

Jelas infrastruktur di seluruh negeri membutuhkan pemantauan tetapi itu sendiri bisa menghabiskan jutaan dan memakan waktu terlalu lama. Alih-alih, ilmuwan Universitas Missouri telah mengembangkan sensor yang menggunakan teknologi ponsel cerdas yang ada yang dapat dengan mudah mengirimkan data tanpa kabel ke database saat penggunanya sedang berkendara di jalan.

"Banyak metode yang ada untuk memantau sistem infrastruktur sipil kami memiliki masalah teknis dan tidak berpusat pada pengguna," kata Amir Alavi, asisten profesor teknik sipil dan lingkungan di MU College of Engineering, dengan penunjukan kehormatan di Departemen Teknik Biomedis, Biologi dan Kimia.

"Orang mencari pendekatan yang cerdas, hemat biaya, dapat diskalakan, dan berpusat pada pengguna. Dengan kemajuan teknologi saat ini, orang dapat membantu memantau atau mendeteksi masalah menggunakan perangkat mereka sendiri, dan teknologi ponsel cerdas memungkinkan kami melakukannya dengan infrastruktur sipil."

Teknologi yang sudah terbukti akan diluncurkan

Alvari menggunakan keahlian dari Bill Buttlar, Ketua Teknologi Perkerasan Fleksibel Glen Barton, untuk mengembangkan solusi inovatif ini untuk memantau jalan dan jembatan.

"Menilai jalan, jembatan, dan lapangan terbang dengan sensor yang terjangkau, seperti yang ditemukan di smartphone, benar-benar berfungsi," kata Buttlar.

"Dengan ponsel cerdas, kami dapat menggabungkan banyak pengukuran murah untuk menilai secara akurat hal-hal seperti kekasaran atau kerusakan permukaan jalan. Dalam proyek baru-baru ini yang disponsori oleh Departemen Transportasi Missouri, kami juga menunjukkan bahwa hal itu dapat menilai kondisi bandara secara akurat. landasan pacu dan taxiway. "

Metode saat ini untuk menilai infrastruktur yang sudah tua sering kali memerlukan penutupan jalan atau jembatan. Sampel kemudian diambil yang dibandingkan dengan baseline.

Latihan ini bisa jadi mahal, memakan waktu dan menyebabkan masalah lalu lintas yang parah. Pengumpulan data crowdsourced dengan ponsel cerdas adalah alternatif yang layak dengan biaya lebih rendah dan bisa lebih efektif.

Tindakan observasi langkah selanjutnya

Pengemudi dapat mengunggah data seperti kondisi bergelombang, kondisi visual, dan lainnya ke database yang dihosting di cloud dengan relatif mudah. Tim peneliti sekarang sedang mengerjakan model yang akan memungkinkan penerapan data yang cepat sehingga dapat dibandingkan dengan sampel yang sehat dan tindakan yang diambil jika diperlukan.

Studi yang berjudul "Gambaran umum teknologi ponsel cerdas untuk pemantauan infrastruktur sipil yang berpusat pada warga negara, real-time, dan dapat diskalakan," diterbitkan dalam edisi terbaru Sistem Komputer Generasi Masa Depan.


Tonton videonya: SAKING BAGUSNYA, 5 SMARTPHONE INI GAK BOLEH MASUK KE INDONESIA!!! (Januari 2022).