Menarik

5 Fakta Mind Blowing Tentang Gravitasi

5 Fakta Mind Blowing Tentang Gravitasi

Gravitasi adalah salah satu fenomena yang paling banyak dipelajari dalam sains. Ini juga merupakan gaya fundamental alam semesta, tapi apa itu?

LIHAT JUGA: PESERTA LEVITATE PARTIKEL DENGAN SUARA UNTUK MENOLAK GRAVITASI

Kami mengalaminya setiap hari dalam hidup kami, dan faktanya, tanpa gravitasi, tubuh Anda akan segera mengalami beberapa perubahan yang menarik.

Namun gravitasi mungkin tidak sesederhana yang mungkin Anda pikirkan.

Apa teori gravitasi?

Menurut NASA, gravitasi adalah: -

"Gaya yang digunakan sebuah planet atau benda lain untuk menarik objek ke pusatnya. Gaya gravitasi membuat semua planet tetap mengorbit mengelilingi matahari."

Sederhananya, apa pun yang memiliki massa jenis apa pun akan mengerahkan atau berada di bawah pengaruh gravitasi. Benda dengan massa lebih besar memiliki lebih banyak gravitasi dan gaya semakin lemah semakin jauh Anda dari pusat massa.

Karena gravitasi maka benda-benda jatuh ke tanah dan itulah alasan utama kita memiliki berat. Jika Anda melakukan perjalanan ke planet dengan massa lebih kecil dari Bumi, berat Anda sebenarnya akan lebih ringan, dan sebaliknya untuk planet dengan massa lebih besar.

Apakah gravitasi itu nyata?

Walaupun definisi di atas sederhana dan intuitif, gravitasi mungkin tidak sesederhana itu. Ini telah menjadi salah satu fenomena yang paling banyak dipelajari dalam fisika dan semakin banyak kita mempelajarinya, tampaknya semakin tidak masuk akal.

Faktanya, ini adalah salah satu yang paling tidak dipahami dari semua kekuatan fundamental alam. Sementara pada skala yang lebih besar (seperti tata surya), gravitasi tampaknya bekerja dengan baik, pada tingkat kuantum tampaknya rusak.

Tampaknya gravitasi sebenarnya hanya ilusi ...

1. Gravitasi sebenarnya bukanlah sebuah gaya

Meskipun ini mungkin tampak sedikit berlawanan dengan intuisi, gravitasi mungkin sebenarnya bukan gaya sama sekali. Menurut Albert Einstein, gravitasi sebenarnya lebih merupakan konsekuensi dari sesuatu yang lain daripada gaya sendiri.

Teori Einstein menyatakan bahwa ruang-waktu sebenarnya dibengkokkan oleh benda-benda besar, seperti planet dan matahari. Fenomena ini mendistorsi jalur objek melalui ruang-waktu menciptakan efek yang kita lihat dan rasakan sebagai gravitasi.

2. Magnet lemari es favorit Anda lebih kuat dari gravitasi bumi

Sungguh menakjubkan untuk berpikir bahwa magnet kecil mampu melawan gravitasi seluruh planet.

Gravitasi adalah yang terlemah dari apa yang disebut gaya fundamental dalam fisika. Ini juga artinya jika dibandingkan dengan gaya elektromagnetik yang menahan magnet ke lemari es.

Ini sangat masuk akal ketika Anda memikirkannya.

Gaya-gaya lain, seperti gaya nuklir kuat di inti atom magnet, juga jauh lebih unggul daripada gaya gravitasi Bumi.

Ia juga tidak mampu mengalahkan gaya nuklir lemah atom yang bertanggung jawab atas peluruhan radioaktif.

3. Beberapa benda masif sebenarnya dapat membuat gelombang gravitasi

Seperti yang disebutkan sebelumnya, teori Einstein menjelaskan bagaimana objek masif mendistorsi ruang-waktu. Saat benda-benda ini bergerak, menurut Einstein, akan menciptakan riak di struktur ruang angkasa.

Anda dapat menyamakan ini dengan seorang tukang perahu air yang berseluncur di permukaan kolam.

Meskipun ini murni teori selama beberapa dekade, kami sebenarnya telah dapat mendeteksi gelombang ini dalam beberapa tahun terakhir. Terutama pada tahun 2007, Hadiah Nobel untuk Fisika diberikan kepada 3 ilmuwan hanya untuk itu.

Mereka mampu mengamati tabrakan antara dua lubang hitam 1,8 Miliar tahun cahaya. Lubang hitam ini memang masif dengan satu makhluk 31 kali massa matahari kita dan lainnya 25 kali.

Tabrakan tersebut mengubah massa sekitar 3 matahari menjadi energi gelombang gravitasi dalam sepersekian detik!

4. Gravitasi di Bumi sebenarnya bervariasi

Bumi bukanlah bola yang sempurna. Ia juga memiliki banyak sekali gumpalan dan gundukan berupa pegunungan, dan ngarai yang dalam.

Komposisi bumi juga tidak seragam di seluruh dunia. Berbagai jenis batuan, konsentrasi mineral, dan geografi semuanya berkolusi untuk membuat kantong dengan kepadatan rata-rata yang bervariasi di semua tempat.

Ini secara langsung mempengaruhi gravitasi di berbagai tempat di permukaan bumi.

Ini dapat diukur dengan relatif mudah, dan organisasi seperti NASA sebenarnya telah memetakan efek ini dari luar angkasa. Dengan menggunakan sepasang satelit yang bekerja bersama-sama, mereka dapat mengukur tarikan relatif dari gravitasi bumi saat bergerak mengelilingi planet.

Disebut Satelit GRACE, NASA mampu menghasilkan model "bergelombang" gravitasi bumi yang menarik.

5. Mekanika kuantum dan gravitasi berselisih

Mekanika kuantum membantu kita menjelaskan bagaimana atom, molekul, dan partikel fundamental lainnya berinteraksi. Teori relativitas umum Einstein, di sisi lain, membantu menjelaskan cara kerja benda-benda dalam skala besar.

Tetapi masalahnya adalah kedua alam fisika ini tampaknya tidak cocok satu sama lain. Sementara banyak pekerjaan telah dilakukan untuk memperbaiki masalah ini, ini masih menjadi salah satu tantangan terbesar dalam fisika modern.

Hal ini mungkin terjadi karena, seperti yang telah kami sebutkan sebelumnya, gravitasi sebenarnya bukanlah gaya sendiri.


Tonton videonya: Penjelasan Singkat Gelombang Gravitasi Subtitle Indonesia (September 2021).