Miscellaneous

Sarapan Dibuat, Disajikan Oleh Dual Robotic Arms? Ya silahkan!

Sarapan Dibuat, Disajikan Oleh Dual Robotic Arms? Ya silahkan!

Mengambil contohnya dari kami manusia biasa, metode baru menggunakan sistem robot lengan ganda telah dibuat. Alih-alih bekerja sebagai bagian independen, robot bersenjata ganda ini bekerja sebagai bagian dari keseluruhan yang koheren. Sama seperti manusia.

Hampir.

Hasil yang luar biasa adalah robot yang melakukan tugas membuat sarapan dengan lebih koheren dibandingkan jika masing-masing bagiannya dikendalikan secara individual. Dengan meniru manusia secara akurat dan metode gerak dua tangan kami, keahlian robot ini dapat berkembang secara eksponensial.

TERKAIT: STUDI NOVEL MENJELAJAHI BAGAIMANA ROBOT MENDAPATKAN HAL DARI MANUSIA

Memulai dari yang kecil, namun mengesankan, ini bisa berarti bahwa robot membantu manusia dengan tugas-tugas kasar kita sehari-hari di masa depan. Apa saja mulai dari membuka kaleng hingga mengaduk keranjang cucian ke sisi lain rumah.

Bisakah robot berlengan ganda melayani kita sarapan di tempat tidur di masa depan?

Fenomena ini, yang dikenal sebagai efek 'gestalt', yang berarti lengan dan tangan berkoordinasi dan bekerja bersama untuk mencapai apa yang tidak dapat diciptakan oleh setiap anggota tubuh sendiri, telah menjadi kritis dalam masyarakat manusia dan kemajuannya. Kemajuan kritis ini mencakup penggunaan alat, kerja manual, persiapan makan, dan gerakan komunikatif.

Bagaimana manusia melakukan ini tanpa berpikir?

Teori utamanya adalah bahwa manusia menggunakan bagian khusus dari otak kita yang memiliki representasi simbolik terpusat dari gerakan ganda. Penulis penelitian, Daniel Ratika dan rekan, mengambil ini sebagai inspirasi mereka saat membuat 'kosa kata tindakan bimanual', yang mereka ambil dari analisis gerakan tangan dan lengan bimanual manusia yang ekstensif.

Bagaimana para peneliti melatih robot mereka?

Para peneliti mengambil robot yang diprogram dengan jaringan saraf (seperti otak kita) serta kosakata tindakan bimanual yang dikaitkan dengan 24 relawan berbeda. Masing-masing relawan ini mengenakan sarung tangan penangkap gerak.

Selama 10 menit, masing-masing peserta memerankan 15 gerakan membuat sarapan yang berbeda, seperti menuangkan jus atau memecahkan telur. Selama waktu ini, robot menangkap pose manusia dan memerankan kembali gerakan yang benar dengan menggunakan kosakata bimanualnya.

Bagian paling mengejutkan dan penting dari semuanya? Robot tersebut mampu secara mandiri menimpa perintah gerak manusia dan membuat urutan gerakan untuk melakukan tugas dengan lebih efisien. Dengan melakukan itu, robot menyelesaikan tugas dengan lebih sukses daripada jika mengikuti gerakan-gerakan manusia.

Selanjutnya: Sarapan disajikan lebih cepat, oleh robot dua tangan.


Tonton videonya: This Arm gets really REALLY long Social Distance Robot Arm (Desember 2021).