Menarik

Bagaimana AI Membantu Anda Tetap Aman Saat Daring dan Di Dunia Nyata

Bagaimana AI Membantu Anda Tetap Aman Saat Daring dan Di Dunia Nyata

Artificial Intelligence, atau AI, adalah salah satu kata kunci akhir-akhir ini, tetapi ini adalah alat yang sangat kuat di era digital kita. Salah satu peran terpentingnya adalah keamanan - baik dalam kehidupan digital maupun dunia nyata kita.

Di sini kita akan membahas secara singkat di mana itu digunakan, bagaimana itu digunakan, dan memberikan beberapa contoh menarik saat ini.

TERKAIT: KONFERENSI TNW: CYBERCRIME: ANCAMAN TERBESAR DI ZAMAN DIGITAL

Bagaimana AI digunakan dalam keamanan?

AI dan pembelajaran mesin semakin banyak digunakan di seluruh dunia untuk membantu menjaga dan meningkatkan keamanan dalam banyak cara. Dari membantu terus terdepan dalam perkembangan ancaman keamanan siber yang serba cepat hingga membantu penegakan hukum dan layanan keamanan mencegah tindakan kriminal, AI menjadi alat penting untuk menjaga kita semua aman dari kejahatan, atau bahkan berbahaya, orang yang tidak berguna.

Untuk cybersecurity, peran AI lebih intuitif bagi yang tidak diinisiasi. Serangan dunia maya, khususnya, berkembang dalam kompleksitas dan volume di seluruh dunia.

Di sini AI dapat digunakan untuk membantu, seringkali, analis operasi keamanan yang kekurangan sumber daya tetap menjadi yang terdepan. AI dapat, misalnya, mengumpulkan semua pengetahuan terkini tentang intelijen ancaman untuk membantu memberikan wawasan ancaman hampir secara instan.

Ini membantu mengurangi waktu respons terhadap serangan cyber secara signifikan. AI juga dapat dilatih untuk belajar dengan mengonsumsi miliaran artefak data dari sumber terstruktur dan tidak terstruktur.

Ini dapat mencakup blog dan berita dan memungkinkan AI, menggunakan pembelajaran mesin, untuk meningkatkan pengetahuannya tentang keamanan siber dari waktu ke waktu. Yang lebih canggih, seperti Watson dari IBM, bahkan dapat menggunakan semacam penalaran dunia maya untuk menemukan hubungan antara file atau IP yang mencurigakan dalam hitungan detik hingga menit.

Ini sangat meningkatkan waktu respons analis keamanan siber terhadap potensi ancaman.

Perusahaan apa yang mengerjakan keamanan kecerdasan buatan?

Ada berbagai perusahaan yang mengerjakan keamanan AI. Banyak organisasi yang lebih besar, seperti Microsoft dan IBM, juga memiliki departemen keamanan AI.

IBM Watson dan Microsoft Windows Defender adalah contoh solusi keamanan berbasis AI.

Seperti yang kami sebutkan sebelumnya, AI juga dapat membantu dengan keamanan fisik. Perusahaan seperti Liberty Defense, perusahaan pendeteksi senjata tersembunyi, telah mengerjakan solusi bertenaga AI untuk membantu mengurangi kejahatan terkait senjata.

Disebut HEXWARE, sistem deteksi senjata menggunakan pencitraan 3D aktif dan AI untuk menilai dan mendeteksi ancaman saat sekelompok orang melewati sensornya. Ini dikembangkan di Laboratorium Lincoln MIT dapat dirancang untuk dipasang di sekeliling bangunan apa pun.

Ini dapat digunakan baik di dalam maupun di luar ruangan dan mendeteksi ancaman logam dan non-logam. Ini adalah salah satu dari sedikit teknologi sejenis yang tidak juga menggunakan pengenalan wajah - yang melindungi privasi individu.

Idenya adalah untuk memungkinkan keamanan situs untuk mengidentifikasi kemungkinan ancaman bahkan sebelum memasuki gedung.

Contoh lainnya adalah perangkat lunak keamanan AI OPENALPR. Ini menggunakan kamera IP untuk memindai pelat nomor dan memberikan data kendaraan termasuk nomor tag, merek, model, dan warna secara real time. Baru-baru ini mengumumkan melihat a 2,960% peningkatan cakupan selama dua tahun terakhir, dan sekarang telah 9,000 kamera dipasang di lebih dari 70 negara.

Ini memiliki aplikasi yang luas mulai dari membantu penegak hukum mendeteksi pola perilaku kriminal hingga masalah yang lebih jinak seperti manajemen parkir.

Apa itu keamanan kognitif?

Keamanan kognitif didefinisikan sebagai:

"[Aplikasi] teknologi AI berpola pada proses pemikiran manusia untuk mendeteksi ancaman dan melindungi sistem fisik dan digital," menurut whatis.techtarget.

Seperti banyak teknik komputasi kognitif lainnya, sistem pembelajaran mandiri ini menggunakan penggalian data, pengenalan pola, dan pemrosesan bahasa alami untuk mensimulasikan otak manusia.

Menurut IBM, Keamanan Kognitif dapat dicirikan sebagai:

"Komputasi kognitif [atau keamanan], jenis kecerdasan buatan tingkat lanjut, memanfaatkan berbagai bentuk AI, termasuk algoritme pembelajaran mesin dan jaringan pembelajaran mendalam, yang menjadi lebih kuat dan lebih pintar dari waktu ke waktu."

Keamanan siber semacam ini sangat efektif dalam membantu menghentikan serangan siber yang dirancang untuk memanipulasi persepsi manusia.


Tonton videonya: Konferensi Pers Analisis Posisi Indonesia dalam E-Government Development Index 2020 (Oktober 2021).