Miscellaneous

Peneliti Mengembangkan Robot Lembut Yang Mampu Menahan Hancur Oleh Kaki Manusia

Peneliti Mengembangkan Robot Lembut Yang Mampu Menahan Hancur Oleh Kaki Manusia

NanobotsRedemption / iStock

Robot lunak semakin populer berkat daya tahan dan biaya rendah dibandingkan dengan robotika lainnya. Tetapi para peneliti di Universitas Tsinghua di Cina dan Universitas California, Berkeley telah menemukan alasan baru untuk menyukai robot lunak, karena robot ini sangat tahan lama.

TERKAIT: TERINSPIRASI OLEH TANAMAN, ENGINEERS MEMPRODUKSI ROBOT SEPERTI TENDRIL YANG MAMPU DAKI PERTAMA

Para peneliti mengembangkan jenis robot baru yang memiliki kecepatan relatif 20 panjang tubuh per detik, mencatat kecepatan yang merupakan ukuran tercepat di antara robot skala serangga buatan. Robot lunak, yang bentuknya seperti secarik kertas, dapat membawa beban, memanjat lereng dan sekokoh kecoak. Robot itu juga bisa menahan beban langkah kaki orang dewasa yang menurut para peneliti dalam laporan yang diterbitkan Ilmu Robotika, sekitar satu juta kali lebih berat dari robot lunak.

Robot Lembut dengan Dua Kaki Dapat Digunakan Untuk Menjelajahi Lingkungan, Struktur

Para peneliti juga mengembangkan robot yang memiliki dua kaki dan bukan satu dan mampu melaju lebih cepat. Menurut sebuah laporan, para peneliti mengatakan robot dengan dua kaki dapat digunakan untuk menjelajahi lingkungan, struktur, dan untuk bantuan bencana. Robot yang berukuran tidak lebih besar dari stempel itu terdiri dari selembar tipis bahan piezoelektrik yang disebut polivinilidena fluorida. Bahannya dilapisi polimer elastis yang memungkinkannya menekuk. Tambahkan kaki ke robot dan itu bisa mendorong ke depan.

Robot lunak memiliki banyak atribut yang membuatnya menarik bagi peneliti. Mereka fleksibel dan dapat beradaptasi dengan lingkungan baru. Mereka juga bisa diperbaiki dan diganti dengan harga murah.

"Dengan menggeneralisasi beberapa solusi yang ditemukan pada hewan, kami memperkenalkan robot lunak berskala serangga yang cepat dan sangat kuat untuk aplikasi potensial dalam eksplorasi lingkungan, inspeksi struktur, pengintaian informasi, dan bantuan bencana," tulis para peneliti. "Robot kami menggunakan amplitudo getaran yang besar dan mekanisme gaya berjalan yang memantul untuk menghasilkan penggerak mirip gelombang di dekat frekuensi resonansinya."

NASA Mengerjakan Soft Robot untuk Menjelajahi Bulan

Para peneliti di Universitas Tsinghua di Cina dan Universitas California bukan satu-satunya yang menggunakan robot lunak untuk menjelajahi lingkungan. Pada bulan Mei NASA mengumumkan dua pekerja magang sedang mengembangkan aktuator robotik lunak yang dapat dituntut untuk menjelajahi bulan. Para magang, Chuck Sullivan dan Jack Fitzpatrick bekerja di Pusat Penelitian Langley NASA di Hampton, Virginia. "Saat Anda menggerakkan soft robot, itu mengubah cara Anda menggunakan properti material," kata Fitzpatrick dalam sebuah pernyataan pada saat itu. "Sepotong karet dari datar menjadi bentuk jari, itu mengubah bahan menjadi sesuatu yang lain."


Tonton videonya: Perlukah Robot AI Diajari Nilai-nilai HAM? (Oktober 2021).