Koleksi

Para astronom Menemukan Bintang Bayi Kembar yang Bertumbuh di Antara Gas dan Debu

Para astronom Menemukan Bintang Bayi Kembar yang Bertumbuh di Antara Gas dan Debu

Para astronom telah menemukan dua bintang bayi dalam sistem [BHB2007] 11. Melalui gambar beresolusi sangat tinggi, mereka menyimpulkan bahwa bintang-bintang muda diberi makan oleh jaringan filamen gas dan debu berbentuk pretzel yang kompleks.

TERKAIT: PENELITI MENEMUKAN SUNGAI MASIF BINTANG JAUH 330 TAHUN CAHAYA

Penemuan luar biasa ini memberikan cahaya baru pada fase paling awal kehidupan bintang.

Makan pada cakram yang tidak terduga

"Kami melihat dua sumber kompak yang kami tafsirkan sebagai cakram tak terduga di sekitar dua bintang muda," jelas Felipe Alves dari Max Planck Institute for Extraterrestrial Physics (MPE) yang memimpin penelitian.

Piringan melingkar mengacu pada cincin debu dan gas yang mengelilingi bintang-bintang muda. Biasanya, bintang menambah materi dari cincin untuk membesar. "Ukuran masing-masing cakram ini mirip dengan sabuk asteroid di Tata Surya kita dan jarak antara mereka 28 kali lipat antara Matahari dan Bumi," kata Alves.

Penemuan ini juga menunjukkan dua cakram yang dikelilingi oleh cakram yang lebih besar yang menampilkan jaringan kompleks dari struktur debu yang didistribusikan dalam bentuk spiral yang oleh para astronom disebut "loop pretzel."

"Ini adalah hasil yang sangat penting," tegas Paola Caselli, direktur pelaksana di MPE, kepala Pusat Studi Astrochemical dan penulis bersama studi tersebut. "Kami akhirnya mencitrakan struktur kompleks bintang-bintang biner muda dengan filamen pengumpanan yang menghubungkannya ke cakram tempat mereka dilahirkan. Hal ini memberikan batasan penting bagi model pembentukan bintang saat ini."

Dua tahap

Diasumsikan bahwa dua bintang bayi mengakumulasi massa dari piringan yang lebih besar dalam dua tahap. Pada tahap pertama, massa diberikan ke disk dalam putaran berputar-putar, seperti yang ditunjukkan oleh gambar ALMA baru. Pada tahap kedua, bintang-bintang memperoleh massa dari piringan-piringan sekelilingnya.

"Kami mengharapkan proses akresi dua tingkat ini untuk mendorong dinamika sistem biner selama fase pertambahan massanya," tambah Alves. "Sementara kesepakatan yang baik dari pengamatan ini dengan teori sudah sangat menjanjikan, kita perlu mempelajari lebih banyak sistem biner muda secara mendetail untuk lebih memahami bagaimana banyak bintang terbentuk."

Penelitian ini dipresentasikan dalam makalah yang diterbitkan pada 3 Oktober 2019 di jurnalIlmu.


Tonton videonya: Perjalanan Menuju Objek-objek Terindah di Luar Angkasa (Januari 2022).